Aktualisasi Diri dengan Project Opensource

Bagi teman-teman yang sudah mengenal saya pasti tidak asing dengan KejawenLab. Yup, sebuah halaman organisasi pada Github yang saya gunakan sebagai Organisasi Utama saya sekarang. Saya katakan sekarang karena sebelumnya saya telah menggunakan beberapa Organisasi, namun bagi saya, saya lebih cocok menggunakan nama ini, selain dahulu saya dikenal dengan nama Aden Kejawen.

Halaman KejawenLab adalah halaman organisasi Github yang berisi beberapa proyek Opensource saya, baik yang sudah lama tidak dimaintain, sedang dikerjakan atau bahkan belum sempat dikerjakan. Tujuan utama dari halaman tersebut adalah sebagai tempat saya mencurahkan ide dan kreatifitas saya dalam menulis kode, selain juga sebagai etalase dari hasil kerja saya terutama di dunia Opensource.

Mungkin banyak teman yang merasa menulis proyek Opensource apalagi dengan lisensi yang sangat fleksibel seperti MIT, sangatlah merugikan terlebih banyak oknum nakal yang memperjualbelikan source code yang dia dapat dari Github dengan harga sangat murah. Namun yang perlu teman-teman ketahui, kebanyakan mereka yang menjual source code tersebut tidak mencoba menginstall atau menjalankan source code tersebut sehingga seringkali terkesan mereka hanya menjual masalah.

Bagi saya pribadi, saya tidak pernah memperdulikan hal tersebut, karena ketika saya membuat sesuatu dan saya bagikan di halaman Github, maka sebenarnya yang saya cari adalah aktualisasi diri, bukan sekedar agar proyek tersebut dapat banyak bintang, dipakai di mana-mana atau apapun. Karena dengan mempublikasikan proyek kita di Github, orang akan lebih mengenal kita, tau kualitas dari code kita atau bahkan bisa menilai kemampuan kita dari style codingan kita. Bahkan tidak jarang dari proyek Opensource tersebut kita mendapatkan proyek sampingan atau bahkan pekerjaan utama.

Itulah kenapa menurut saya, setiap programmer harus membuat proyek Opensource.

Kembali ke KejawenLab, berikut adalah beberapa proyek KejawenLab yang mungkin bisa jadi solusi kebutuhan Anda:

1. Nusantara

Adalah sebuah library sekaligus command line interface yang dapat digunakan untuk mengambil data wilayah lengkap Indonesia dari tingkat Desa hingga Propinsi. Mengambil data langsung dari BPS untuk memastikan data selalu up to date.

2. Semart Collection

Library sederhana untuk memudahkan memanipulasi data array.

3. Gareng Framework

Micro Framework yang dibangun menggunakan Symfony Component yang bertujuan untuk memudahkan komunikasi dengan Api Platform.

4. PPH 21

Dari namanya saja sudah terbayang fungsinya. Yup ini adalah library untuk menghitung pajak PPH21 berdasarkan aturan yang berlaku di NKRI.

5. Petruk Username

Library untuk mengenerate username berdasarkan pattern tertentu. Mudahnya ini dapat mengenerate username seperti format username pada Internet Banking BCA.

6. Semart Hris

Sistem Informasi Manajemen Karyawan (HRIS) berbasis Symfony.

7. Semart Skeleton

Skeleton atau Kerangka Aplikasi berbasis Symfony yang dapat digunakan untuk membangung aplikasi Full Stack secara cepat.

8. Semart Api Skeleton

Sama seperti Semart Skeleton, hanya saja ini berbasis Api. Semart Api Skeleton dapat membuat Dokumentasi Api secara otomatis.

9. Semart Api Gateway

Sebuah Software Manajemen Api (Api Gateway) yang simpel, fokus, cepat dan mudah dikonfigurasi. Mendukung JWT dan Auto Auth untuk Internal Call.

Itulah beberapa proyek dari KejawenLab yang mungkin dapat menjadi solusi kebutuhan Anda. Jangan malu untuk bertanya melalui Issue pada halaman repositori masing-masing.

Terima kasih

Leave a Reply